Memilih ukuran booth pameran sering jadi keputusan pertama sebelum desain dibuat. Masalahnya, banyak brand baru sadar ukurannya kurang (atau malah berlebihan) setelah booth berdiri: counter terlalu mepet, produk tidak kelihatan, atau area kosong yang bikin booth terasa sepi.
Artikel ini membahas ukuran booth yang paling umum di pameran Indonesia, tipe posisi stand, dan cara menentukan ukuran yang sesuai dengan tujuan Anda ikut expo.
Ukuran booth pameran yang paling umum
Organizer pameran biasanya menjual space dalam kelipatan 3 meter. Berikut ukuran yang paling sering dipakai:
Booth 3×3 (9 m²)
Ukuran paling populer untuk UMKM, startup, dan brand yang baru pertama kali ikut pameran. Booth 3×3 cukup untuk satu backwall branding, satu counter, dan display produk sederhana. Idealnya diisi 2–3 orang jaga.
Kuncinya adalah fokus: satu pesan utama, satu visual besar di backwall, dan produk hero yang langsung terlihat dari lorong. Jangan memaksakan terlalu banyak elemen karena ruang gerak pengunjung akan hilang.

Booth 3×6 (18 m²)
Dua kali lebih lebar dari 3×3, memberi ruang untuk memisahkan zona: area display di depan, meja diskusi kecil, dan storage tersembunyi di belakang backwall. Cocok untuk brand yang membawa beberapa lini produk atau ingin melakukan demo.
Booth 6×6 (36 m²) dan lebih besar
Di ukuran ini booth mulai bisa dirancang sebagai “ruang” — dengan meeting area, LED screen, gate atau kanopi, hingga area foto. Umumnya dipakai brand yang ingin tampil dominan atau sedang meluncurkan produk.
Island booth
Island booth terbuka di keempat sisi dan biasanya berada di area strategis hall. Desainnya harus bagus dilihat dari semua arah, sehingga perencanaan alur pengunjung, lighting, dan struktur jauh lebih penting. Booth FiberHome dan Adaro yang kami kerjakan adalah contoh booth custom berskala besar dengan LED screen dan area display di beberapa sisi.
Tipe posisi stand: in-line, corner, peninsula, island
Selain luas, posisi stand menentukan desain:
- In-line (satu sisi terbuka) — hanya bagian depan yang menghadap lorong. Backwall jadi elemen visual utama.
- Corner (dua sisi terbuka) — berada di sudut, lebih mudah terlihat dari dua arah. Manfaatkan sisi samping untuk branding tambahan.
- Peninsula (tiga sisi terbuka) — hanya satu sisi yang berbatasan dengan booth lain. Cocok untuk struktur tinggi di bagian belakang.
- Island (empat sisi terbuka) — paling fleksibel, tapi juga paling menuntut perencanaan.
Sebelum desain dimulai, pastikan Anda sudah memegang floor plan dari organizer: posisi stand, tinggi maksimal struktur, dan aturan venue soal hanging banner atau listrik.
Cara menentukan ukuran booth yang pas
Gunakan beberapa pertanyaan ini sebagai patokan:
- Apa tujuan utama ikut pameran? Kalau untuk awareness, visual besar dan area foto lebih penting. Kalau untuk closing penjualan atau lead B2B, Anda butuh meja diskusi dan area yang lebih tenang.
- Berapa orang tim yang berjaga? Setiap staf butuh ruang berdiri dan bergerak. Booth 3×3 dengan 5 orang jaga akan terasa sesak dan membuat pengunjung enggan masuk.
- Apa yang akan dipajang? Ukuran produk (mesin, kendaraan, gadget kecil) sangat menentukan kebutuhan display, counter, dan jarak pandang.
- Perlu storage? Brosur, merchandise, dan barang pribadi tim harus disimpan di tempat yang tidak terlihat. Di booth kecil, storage biasanya disembunyikan di dalam counter atau di balik backwall.
- Ada demo atau aktivitas? Demo produk, games, atau sesi talk butuh area kosong dan kadang sound system.
Aturan praktisnya: jangan isi booth lebih dari sekitar dua pertiga luasnya dengan elemen fisik. Sisanya biarkan untuk pengunjung bergerak.
Booth standar organizer vs booth custom
Banyak pameran menyediakan booth standar (shell scheme) — rangka partisi, fascia nama perusahaan, lampu, dan meja. Ini praktis dan hemat, tapi tampilan booth Anda akan mirip dengan puluhan peserta lain.
Booth custom dirancang khusus sesuai identitas brand: bentuk, material, warna, lighting, dan alur pengunjung. Booth custom biasanya dibangun di atas raw space (lahan kosong tanpa partisi), sehingga Anda perlu vendor yang menangani desain teknis, produksi, dan instalasi sekaligus.
Jika Anda ingin tahu lebih jauh, lihat layanan jasa booth pameran custom kami, mulai dari ukuran 3×3 sampai island booth.
Kesalahan umum soal ukuran booth
- Mendesain tanpa ukuran pasti dari organizer. Selisih beberapa sentimeter saja bisa membuat panel tidak muat saat loading.
- Mengabaikan tinggi maksimal struktur. Setiap hall punya batas tinggi; struktur yang melebihi aturan bisa diminta dibongkar.
- Terlalu banyak furniture. Booth penuh meja dan kursi membuat pengunjung merasa “tidak diundang” untuk masuk.
- Lupa jalur kabel dan titik listrik. Posisi LED screen dan lighting harus mengikuti titik power yang disediakan venue.
Kesimpulan
Tidak ada ukuran booth yang “paling benar” — yang ada adalah ukuran yang paling sesuai dengan tujuan, tim, dan produk Anda. Booth 3×3 yang fokus bisa lebih efektif daripada booth besar yang berantakan.
Sudah punya floor plan atau sedang menimbang ukuran stand? Kirim brief Anda via WhatsApp — tim Dua Latar Production akan bantu review ukuran, alur pengunjung, dan kebutuhan produksinya. Lihat juga portfolio booth pameran yang pernah kami kerjakan.